Suara Pinggir Jalan Puisi Dwi Indriani

Suara Pinggir Jalan meruoakan syair puisi Dwi Indriani tentang Humans
Puisi Suara Pinggir Jalan Oleh Dei Indriani

SUARA PINGGIR JALAN

Oleh: Dwi Indriani M.

Bila melihat mereka berjalan dalam gaya
Mobil mewah harta melimpah bertahta
Bukan iri kuingin memiliki pula
Namun tak kuasa jiwa berontak menyaksikannya

Kapankah dapat pula kurasakannya
Bila demi sesuap nasi saja ku tak memilikinya
Harga diri bahkan tak lagi dimilikinya
Bahkan nyawa bisa jadi taruhannya

Bila kata mereka sehari tak makan menderita
Kami terbiasa berhari-hari tak makan adanya
Tatkala belum cukup penderitaannya
Hinaan celaan jadi sarapan paginya

Suara pinggir jalan di antara kebisingan mobil sedan
Bila kebutuhan tak mampu dalam tanggungan
Berhutang harian jadi pilihan keterpaksaan
Lalu kemana kita sampaikan pengaduan

Tuhan,
Bila kemiskinan sebuah cobaan
Maka segera angkat dalam kesehteraan
Sungguh telah lelah semua dalam tangisan
Karena kami juga masih punya harapan

( D.I.M )
Banyuwangi, 11 April 21